Back
Submited Data
aaa
bbb
Comparison Data
Penguatan Kapasitas SDM Lembaga Pendidikan Dalam Sekolah Percontohan Inklusif Berpola Asrama Anak 3T Sman Plus Satap 1 Wasur Merauke Terhadap Penanganan Kedaruratan Adiksi Napza Melalui Perencanaan Pedoman Program Pemulihan Holistik-Komprehensif Berbasis: Penguatan Kapasitas SDM Lembaga Pendidikan Dalam Sekolah Percontohan Inklusif Berpola Asrama Anak 3T Sman Plus Satap 1 Wasur Merauke Terhadap Penanganan Kedaruratan Adiksi Napza Melalui Perencanaan Pedoman Program Pemulihan Holistik-Komprehensif Berbasis Kearifan Lokal

Abstrak. Skema penyalahgunaan Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya yang selanjutnya disingkat NAPZA sudah semakin kompleks. Pengabdi memiliki pengalaman dalam FGD dengan seluruh komponen penggerak di sekolah tersebut terkait Konsep Dasar Adiksi, beberapa kesimpulan yang didapatkan dalam beberapa kesempatan observasi awal juga antara lain: Belum maksimalnya Pemulihan terhadap murid yang mengalami masalah ketergantungan, SDM Lembaga Pendidikan dalam hal ini Guru, Penjaga Asrama, Praktisi belum mendapatkan pendampingan terkait penguatan dan penerapan konsep terkait penanganan dan pemulihan murid dalam ketergantungan Perencanaan Pedoman Program Pemulihan Holistik-Komprehensif serta aplikatif, pelaksanaanya bersifat komprehensif, Teratur, terukur dan bisa di lakukan secara mandiri ataupun dengan pendampingan dinas terkait. Didasari permasalahan diatas tim pengabdi mengambil fokus kajian pengabdian terkait Penguatan Kapasitas SDM Lembaga Pendidikan, Sekolah Percontohan Inklusif Berpola Asrama Anak 3T SMAN Plus Satap 1 Wasur Merauke Terhadap Penanganan Kedaruratan Adiksi Napza Melalui Perencanaan Pedoman Program Pemulihan Holistik-Komprehensif Berbasis Kearifan Lokal, Pelaksanaan Kegiatan pada 4 Oktober 2021 bertempat Di SMAN Satap 1 Wasur.

Metode Pelaksanaan yang digunakan dalam Skema PKM ini tim pengabdi membagi 4 tahapan pelaksanaan, yakni: Tahap Survei dan Pendahuluan (FGD) Tahap Penyusunan Materi dan Perencanaan Program); Tahap Sosialisasi dan diskusi melalui Forum Group Discussion terkait Penanganan Kedaruratan Adiksi Napza serta Perencanaan Pedoman Program; dan tahap yang terakhir adalah Tahap Monitoring dan Evaluasi.Hasil atau target luaran dari kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Peningkatan bekal ilmu (kognitif) dalam pemahaman dan penguatan konsep terkait pemulihan adiksi. Setelah dilaksakannya kegiatan Penguatan Kapasitas SDM Lembaga Pendidikan Terhadap Penanganan Kedaruratan Adiksi Napza Melalui Perencanaan Pedoman Program Pemulihan Holistik-Komprehensif Berbasis Kearifan Lokal, diharapkan dalam  Sekolah Percontohan Inklusif Berpola Asrama bisa mengaplikasikan pelayanan yang baik, terencana dan terukur.

Stemming
Submited Data:
aaa bbb
Comparison Data:
penguatan kapasitas sdm lembaga pendidikan sekolah percontohan inklusif berpola asrama anak 3t sman plus satap 1 wasur merauke penanganan kedaruratan adiksi napza melalui perencanaan pedoman program pemulihan holistik komprehensif berbasis penguatan kapasitas sdm lembaga pendidikan sekolah percontohan inklusif berpola asrama anak 3t sman plus satap 1 wasur merauke penanganan kedaruratan adiksi napza melalui perencanaan pedoman program pemulihan holistik komprehensif berbasis kearifan lokal abstrak skema penyalahgunaan narkotika alkohol psikotropika zat adiktif lainnya selanjutnya disingkat napza sudah semakin kompleks pengabdi memiliki pengalaman fgd seluruh komponen penggerak sekolah terkait konsep dasar adiksi beberapa kesimpulan didapatkan beberapa kesempatan observasi awal lain belum maksimalnya pemulihan murid mengalami masalah ketergantungan sdm lembaga pendidikan guru penjaga asrama praktisi belum mendapatkan pendampingan terkait penguatan penerapan konsep terkait penanganan pemulihan murid ketergantungan perencanaan pedoman program pemulihan holistik komprehensif serta aplikatif pelaksanaanya bersifat komprehensif teratur terukur bisa lakukan secara mandiri ataupun pendampingan dinas terkait didasari permasalahan diatas tim pengabdi mengambil fokus kajian pengabdian terkait penguatan kapasitas sdm lembaga pendidikan sekolah percontohan inklusif berpola asrama anak 3t sman plus satap 1 wasur merauke penanganan kedaruratan adiksi napza melalui perencanaan pedoman program pemulihan holistik komprehensif berbasis kearifan lokal pelaksanaan kegiatan 4 oktober 2021 bertempat sman satap 1 wasur metode pelaksanaan digunakan skema pkm tim pengabdi membagi 4 tahapan pelaksanaan yakni tahap survei pendahuluan fgd tahap penyusunan materi perencanaan program tahap sosialisasi diskusi melalui forum group discussion terkait penanganan kedaruratan adiksi napza serta perencanaan pedoman program tahap terakhir tahap monitoring evaluasi hasil target luaran kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat pkm peningkatan bekal ilmu kognitif pemahaman penguatan konsep terkait pemulihan adiksi setelah dilaksakannya kegiatan penguatan kapasitas sdm lembaga pendidikan penanganan kedaruratan adiksi napza melalui perencanaan pedoman program pemulihan holistik komprehensif berbasis kearifan lokal diharapkan dalam sekolah percontohan inklusif berpola asrama bisa mengaplikasikan pelayanan baik terencana terukur
Jaro Winkler
Word TW HV Detail
1. aaa 138 words 0.77 penguatan : 0.48, kapasitas : 0.63, sdm : 0, lembaga : 0.49, pendidikan : 0, sekolah : 0, percontohan : 0, inklusif : 0, berpola : 0, asrama : 0.7, anak : 0.75, 3t : 0, sman : 0.53, plus : 0, satap : 0.69, 1 : 0, wasur : 0.51, merauke : 0.49, penanganan : 0.62, kedaruratan : 0.47, adiksi : 0.55, napza : 0.51, melalui : 0.49, perencanaan : 0.47, pedoman : 0, program : 0, pemulihan : 0, holistik : 0, komprehensif : 0, berbasis : 0.49, kearifan : 0.49, lokal : 0.51, abstrak : 0.54, skema : 0, penyalahgunaan : 0.6, narkotika : 0.48, alkohol : 0.54, psikotropika : 0, zat : 0.56, adiktif : 0.54, lainnya : 0.49, selanjutnya : 0.47, disingkat : 0, sudah : 0.51, semakin : 0.49, kompleks : 0, pengabdi : 0.49, memiliki : 0, pengalaman : 0.62, fgd : 0, seluruh : 0, komponen : 0, penggerak : 0, terkait : 0.49, konsep : 0, dasar : 0.69, beberapa : 0.49, kesimpulan : 0, didapatkan : 0.62, kesempatan : 0.48, observasi : 0, awal : 0.75, lain : 0.53, belum : 0, maksimalnya : 0.62, murid : 0, mengalami : 0.48, masalah : 0.65, ketergantungan : 0.47, guru : 0, penjaga : 0.49, praktisi : 0.49, mendapatkan : 0.62, pendampingan : 0.47, penerapan : 0.48, serta : 0, aplikatif : 0.67, pelaksanaanya : 0.61, bersifat : 0, teratur : 0.49, terukur : 0, bisa : 0.53, lakukan : 0.49, secara : 0.5, mandiri : 0.49, ataupun : 0.69, dinas : 0.51, didasari : 0.64, permasalahan : 0.61, diatas : 0.67, tim : 0, mengambil : 0.48, fokus : 0, kajian : 0.67, pengabdian : 0.48, pelaksanaan : 0.62, kegiatan : 0.49, 4 : 0, oktober : 0, 2021 : 0, bertempat : 0, metode : 0, digunakan : 0.48, pkm : 0, membagi : 0.49, tahapan : 0.65, yakni : 0.51, tahap : 0.69, survei : 0, pendahuluan : 0.47, penyusunan : 0, materi : 0.5, sosialisasi : 0.47, diskusi : 0, forum : 0, group : 0, discussion : 0, terakhir : 0.49, monitoring : 0, evaluasi : 0.64, hasil : 0.51, target : 0.5, luaran : 0.67, kemitraan : 0, masyarakat : 0.77, peningkatan : 0, bekal : 0.51, ilmu : 0, kognitif : 0, pemahaman : 0.63, setelah : 0, dilaksakannya : 0.61, diharapkan : 0.62, dalam : 0.69, mengaplikasikan : 0.47, pelayanan : 0.63, baik : 0.53, terencana : 0
2. bbb 138 words 0.68 penguatan : 0, kapasitas : 0, sdm : 0, lembaga : 0.49, pendidikan : 0, sekolah : 0, percontohan : 0, inklusif : 0, berpola : 0.54, asrama : 0, anak : 0, 3t : 0, sman : 0, plus : 0, satap : 0, 1 : 0, wasur : 0, merauke : 0, penanganan : 0, kedaruratan : 0, adiksi : 0, napza : 0, melalui : 0, perencanaan : 0, pedoman : 0, program : 0, pemulihan : 0, holistik : 0, komprehensif : 0, berbasis : 0.67, kearifan : 0, lokal : 0, abstrak : 0.49, skema : 0, penyalahgunaan : 0, narkotika : 0, alkohol : 0, psikotropika : 0, zat : 0, adiktif : 0, lainnya : 0, selanjutnya : 0, disingkat : 0, sudah : 0, semakin : 0, kompleks : 0, pengabdi : 0.49, memiliki : 0, pengalaman : 0, fgd : 0, seluruh : 0, komponen : 0, penggerak : 0, terkait : 0, konsep : 0, dasar : 0, beberapa : 0.67, kesimpulan : 0, didapatkan : 0, kesempatan : 0, observasi : 0.48, awal : 0, lain : 0, belum : 0.56, maksimalnya : 0, murid : 0, mengalami : 0, masalah : 0, ketergantungan : 0, guru : 0, penjaga : 0, praktisi : 0, mendapatkan : 0, pendampingan : 0, penerapan : 0, serta : 0, aplikatif : 0, pelaksanaanya : 0, bersifat : 0.54, teratur : 0, terukur : 0, bisa : 0.58, lakukan : 0, secara : 0, mandiri : 0, ataupun : 0, dinas : 0, didasari : 0, permasalahan : 0, diatas : 0, tim : 0, mengambil : 0, fokus : 0, kajian : 0, pengabdian : 0.48, pelaksanaan : 0, kegiatan : 0, 4 : 0, oktober : 0.49, 2021 : 0, bertempat : 0.53, metode : 0, digunakan : 0, pkm : 0, membagi : 0.49, tahapan : 0, yakni : 0, tahap : 0, survei : 0, pendahuluan : 0, penyusunan : 0, materi : 0, sosialisasi : 0, diskusi : 0, forum : 0, group : 0, discussion : 0, terakhir : 0, monitoring : 0, evaluasi : 0, hasil : 0, target : 0, luaran : 0, kemitraan : 0, masyarakat : 0, peningkatan : 0, bekal : 0.56, ilmu : 0, kognitif : 0, pemahaman : 0, setelah : 0, dilaksakannya : 0, diharapkan : 0, dalam : 0, mengaplikasikan : 0, pelayanan : 0, baik : 0.58, terencana : 0
Average Result
72.08%
0.72083333333333